Abreaksi, Gangguan Psikologis
Yang Dialami Klien
Waduh, ini dia permasalahan yang sering muncul
dan terjadi ketika kita melakukan suatu proses
Hypnosis. Banyak yang mengeluh dan menjadi
panik ketika kliennya mengalami kejadian ini.
Abreaksi adalah muatan emosi di alam bawah
sadar yang meluap keluar dalam bentuk ucapan,
perilaku tidak wajar dan aneh. Ada 2 macam
Abreaksi , yang pertama adalah " Abreaksi Keras
" yang berupa Teriakan, Pukulan, Mengeram,
Mencakar, Meremas, Menendang dan juga
Menangis. Yang kedua adalah " Abreaksi Lunak
" yang biasanya klien hanya Menangis perlahan,
Melamun, Diam tak melakukan apa-apa.
Nah, untuk itu jika ada dari Anda yang
mengalami kejadian di atas ada sedikit Tips
untuk Anda yang mengalaminya. Berikut
Tipsnya :
1. Jika Anda mengalaminya, saran pertama saya
adalah jangan sampai Anda panik. Karena jika
Anda panik maka klien akan semakin menjadi-
jadi dan ikut panik.
2. Di anjurkan untuk tidak menyentuh tubuh
klien, karena jika Anda melakukan itu maka
sama saja Anda memberikan Anchor (jangkar
Emosi), sehingga nanti ketika ada orang yang
menyentuh anggota tubuh yang juga Anda
sentuh klien akan kembali mengalami Abreaksi .
3. Berikan sugesti "Sekarang lupakan apa yang
Anda alami sekarang.... Rileks kan pikiran
Anda... Gandakan rasa nyaman Anda sekarang
jauh lebih nyaman lagi dari sebelumnya....
Sangat nyaman, sangat rileks, tenang dan
santai...." Ulangi hingga klien benar-benar
tenang.
4. Begitu Klien sudah terasa tenang atau tidak
mengalami proses Abreaksi, silahkan Anda
lanjutkan untuk Termination. Boleh juga untuk
melanjutkan sesi Anda.
5. Untuk pencegahan, lebih baik sebelum klien
memasuki Deep Trance Anda bisa menanamkan
Jangkar Emosi ( Anchor ) sebuah tempat yang
nyaman yang bisa Anda gunakan ketika klien
mengalami Abreaksi nanti. Sehingga Anda tidak
repot untuk melakukan penenangan.
Rabu, 09 Juli 2014
ABREAKSi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar